Selasa, 03 September 2019
Keluh
Senin, 02 September 2019
Acong dan Bahlul
Jumat, 21 Juni 2019
Pertemuan Kedua
Sabtu, 15 Juni 2019
Amarah
Senin, 27 Mei 2019
Narasi Imajinasi
Tak ada narasi dan aku pun takut berimajinasi. Sebab hampir semua narasi dicurigai sebagai narasi provokatif dan berimajinasi serupa dosa besar. Syak wasangka manusia seperti ilalang liar di atas tai sapi. Ilalang merambati hati turunan Adam. Matanya tajam mengawasi. Bibirnya menyungging senyum picik.
Tak heran, Voltaire menuduh prasangka sebagai alasan orang bodoh. Tapi Albert, lelaki cerdas itu menghiburku, "berimajinasilah! Imajinasi anda adalah wahana dari atraksi kehidupan Anda di masa mendatang."
Entengnya ia berkata, tanpa tahu imajinasinya meluluhlantakkan Hirosima dan Nagasaki. Chaplin pun angkat suara, "jangan takut. Imajinasi tidak berarti apa-apa tanpa berbuat sesuatu bung."
Minggu, 26 Mei 2019
Rindu
Pagi ini, bukan kemalasan. Tapi rindu yang menyelimuti. Seperti kabut embah Ramma' pagi itu dan mendung pekat hari ini. Ia mengendap seperti kopi di dasar cangkir yang belum pernah kau seduh.
Lihatlah di sana, tepat di kelopak kembang itu. Kumbang berjinjit di atas embun mengintip sari bunga. Kado bagi kekasih katanya. Di tangkai yang lain sejajar dengan kumbang itu, kupu-kupu ekor layang-layang melayang rendah. Merana ia ditinggal kekasih. Ia hinggap dekat kumbang yang mengiba sembari menyandungkan syair Joko Pinorbo, "kawan, cinta seperti penyair berdarah dingin yang pandai menorehkan luka. Rindu seperti sajak sederhana yang tak ada matinya." Lalu hujan merancak di atas daun, menguyur semuanya. 😴
Sabtu, 25 Mei 2019
Belajar
Tekor! Libur panjang ramadanku banyak diisi dengan tidur. Bangun dengan perasaan antah berantah, rambut awut-awutan. Lalu, tidur kembali berselimut kemalasan. 😴 Dalam lelap Mila kawanku menyambangi mimpiku. Aku geram tentunya. Tidur pulasku dalam mimpi diganggu setan tengik ini.
"Om..om.. Boleh berhenti sekolah, tapi jangan berhenti belajar. Itu pesan Gus Mus om, hihi" katanya.
Tak puas, Mila lalu menutur kisah. Katanya di dunia para hantu Socrates sedang sibuk belajar musik di kafe tempat Bethoven mangkal dengan Shakespeare yang berpuisi tentang rindu. Lalu ada orang berkata padanya, "Apakah engkau tidak malu belajar di usia tua? Dia menjawab, "Aku merasa lebih malu menjadi orang bodoh di usia tua."



